Rencana Produksi Dan Pemasaran Industri Kecil Dan Sederhana Saat Covid-19

Rencana Produksi Dan Pemasaran Industri Kecil Dan Sederhana Saat Covid-19 – Kali ini bakal mengkaji mengenai pengertian Industri kecil dan karakteristik dan juga juga kategori yang ada pada industri kecil, tanpa basa-basi mari kita segera aja bahas dibawah..

Aktifitas industri memanfaatkan kiat pembangunan yang punya tujuan guna memfasilitasi proses transformasi berasal dari sektor pertanian ke sektor industri lewat pendekatan pertumbuhan pusat. (growth centre), dan juga menempatkan industri sebagai leading sector.

Dan Juga industri kecil dipandang mampu guna menjadi salah satu anggota berasal dari industri yang berpotensi untuk dikembangkan ke sasaran dari strategi pembangunan itu.

Industri kecil membawa peran yang amat strategis untuk sanggup meningkatkan perolehan, perluasan kesempatan kerja, peluang kesempatan mengusahakan juga terhitung menangani kemiskinan.

 

Rencana Produksi Dan Pemasaran Industri Kecil Dan Sederhana Saat Covid-19

A. Penjelasan Industri

Penjelasan industri menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1984 berkenaan Perindustrian adalah kesibukan ekonomi yang memproses bahan mentah, bahan baku, barang setengah jadi, dan juga maupun barang menjadi jadi barang bersama dengan nilai yang makin tinggi guna pemakaiannya, terhitung aktivitas rancang bangun serta perekayasaan industri.

Perusahaan industri adalah sebuah unit bisnis yang jalankan aktivitas mengubah satu barang basic jadi barang jadi atau barang setengah jadi maupun berasal dari barang yang tidak cukup nilainya menjadi barang yang kian besar nilainya yang terletak di suatu bangunan ataupun pada lokasi tertentu yang membawa catatan administrasi sendiri tentang mengolah dan susunan biaya, dan juga tersedia orang yang bertanggung jawab terhadap dampak bisnis (BPS, 1990).

Merujuk Kamus Ekonomi(1998), industri adalah usaha produktif, terlebih dalam bidang memproduksi atau perusahaan khusus yang memanfaatkan modal juga tenaga kerja dalam jumlah yang relatif besar.

 

B. Makna Industri Kecil

Industri kecil yakni aktivitas industri yang ditunaikan di rumah-rumah masyarakat yang pekerjanya yakni anggota keluarga sendiri yang tidak terikat jam kerja dan tempat. Industri kecil mampu terhitung diambil kesimpulan sebagai usaha produktif diluar bisnis pertanian, baik itu merupakan mata pencaharian utama atau sampingan (Tambunan, 1999). Industri kecil yakni industri yang berskala kecil serta industri rumah tangga yang diusahakan untuk menambah pendapatan keluarga.

Industri Kerajinan Kecil meliputi beraneka industri kecil yang amat begitu banyak ragam menjadi industri kecil yang mengfungsikan teknologi simpel hingga teknologi proses madya lebih-lebih teknologi maju. Selain kekuatannya guna sediakan lapangan pekerjaan dan juga peluang untuk beroleh penghasilan bagi kelompok-kelompok yang berpendapatan rendah terutama di pedesaan, industri kerajinan kecil juga didorong atas landasan budaya yaitu mengingat kegunaan pentingnya dalam pelestarian warisan budaya Indonesia.

Berdasar BPS, pengelompokkan sektor industri dijalankan ke didalam empat golongan berdasar banyaknya pekerja yang bekerja pada industri tersebut, yakni :

Industri besar, dengan tenaga kerja 100 orang atau lebih.

Industri sedang, dengan tenaga kerja antara 20 sampai 99 orang.

Industri kecil, bersama dengan tenaga kerja antara 5 sampai 19 orang.

Industri rumah tangga, bersama dengan tenaga kerja 1 hingga 4 orang.

 

C. Ciri Industri Kecil

Merujuk Djoko Sudantoko dan Panji Anoraga (2002) secara lazim sektor industri kecil mempunyai ciri yaitu:

Tatanan pembukuan yang relatif simple dan condong tak ikuti aturan administrasi pembukuan standart. Kadangkala pembukuan tidak di-up to date supaya sulit guna menilai kinerja usahanya.
Margin usaha yang cenderung tidak tebal mengingat persaingan yanng terlalu tinggi

 

Modal terbatas

Pengalaman manajerial didalam mengelola perusahaan masih terlampau terbats

Skala ekonomi yang sangat kecil, agar susah menghendaki sanggup menghimpit cost raih titik efisiensi jangka panjang.
Kompetensi perusahaan dan negosiasi dan diversifikasi pasar benar-benar terbatas.

Kemampuan untuk memperolah sumber dana dari pasar modal rendah, menilik keterbatasan dalam tatanan administrasinya. Untuk beroleh dana berasal dari pasra modal, sebuah perusahaan perlu ikuti sistem administrasi standar dan harus transparan.

Industri kecil di Indonesia punya tantangan yang cukup berat yakni persaingan bersama industri skala menengah dan juga besar.
Namun, berdasarkan Tambunan industri kecil tetap dibina perkembangannya oleh pemerintah dengan beraneka alasan, antar lain:

Mekanisme produksinya sangat padat tenaga kerja, berarti petumbuhannya bakal memperluas kesempatan kerja juga menambah penghasilan.

Indutri kecil kian banyak terkandung di area pedesaan juga kegiatannya kian berorientasi ke sektor pertanian, sehingga peningkatan industri kecil termasuk adalah suatu landasan atau tatanan awal dari industrialisasi yang berorientasi agrobisnis di pedesaan.

 

Umumnya industri kecil Mengenakan teknologi sederhana

Sumber utama dana untuk pembayaran kegiatan industri kecil ini biasanya berasal berasal dari duwit si pemilik bisnis itu sendiri.
Industri kecil dipandang makin dapat mencukupi keperluan penduduk bersama dengan penghasilan rendah.

Kecuali itu industri kecil yakni industri yang sanggup bertahan di dalam menghadapi dinamika kehidupan ekonomi yang terjadi. Industri kecil tidak membawa siasat formal ataupun strategi tertulis secara formal. Strategi yang dimanfaatkan nampak begitu saja juga sering direvisi sepanjang waktu didalam hadapi tantangan dan juga peluang yang timbul pada sementara tersebut. Industri kecil lebih ringan beradaptasi gara-gara rentang kendali segera dilakukan oleh pemiliknya sendiri. Kinerja beradaptasi maupun penyesuaian inilah yang menyebabkan industri kecil bisa bertahan didalam menghadapi dinamika ekonomi yang terjadi. (Sri Susilo, dkk, 2002)

Apabila dibandingkan bersama dengan industri skala besar, sub sektor industri kecil memilki lebih dari satu kebaikan. Kebaikan industri kecil yakni sebagai berikut:

 

Lebih padat karya

Memiliki sejumlah fleksibelitas serta kemampuan adaptasi yang sukar dilakukan oleh industri tengah atau industri besar.

Lokasinya sanggup meraih daerah pedesaan sehingga sesuai bersama usaha pembangunan daerah

Kurang terbujuk oleh fluktuasi perekonomian.

Peran perlu industri kecil selain merupakan wahan utama didalam penyerapan tenaga kerja, terhitung sebagai penggerak roda ekonomi juga layanan masyarakat. Hal tersebut dimungkinkan mempertimbangkan ciri industri kecil yang tahan terhadap krisis ekonomi karena dikerjakan bersama dengan ketergantungan yang rendah terhadap pendanaan sektor moneter dan juga keberadaannya tersebar di semua pelosok negeri agar merupakan jalan distribusi yang efisien untuk menjangkau beberapa besar masyarakat.

 

Contoh Industri Kecil Dan Sederhana

Berdasarkan Peraturan Kementerian Perindustrian No. 64 tahun 2016. Kegiatan usaha industri ditetapkan menurut kuantitas tenaga kerja dan juga nilai investasinya dibagi menjadi 3, yakni: industri kecil, industri menengah, serta industri besar.

Makna industri kecil adalah sebuah industri yang mempunyai karyawan maksimal 19 orang, serta nilai investasi yang dimiliki kurang dari 1 miliar rupiah, tak terhitung tanah serta bangunan area usaha.

Berikut ini semisal berasal dari industri kecil di Indonesia, yakni:

Industri pengolahan rotan

Industri ukiran kayu

Industri genteng

Industri batubata

Industri pembuatan kue

Industri tenun

Industri batik tulis

Industri mainan

Industri makanan ringan

dll

 

Industri kecil dan juga simple di penang Malaysia

Penang adalah keliru satu negara bagian paling maju di Malaysia. Wilayah yang kondang bersama dengan industri kebugaran ini punyai infrastruktur kelas wahid. Di lokasi pesisir timurnya terdapat sistem jalan tol yang terdiri dari Jelutong Expressway (sekarang disebut Tun Dr Lim Chong Eu Expressway), Jembatan Penang, dan juga Jalur Cepat Bayan Lepas. Untuk menopang jaringan jalan tol itu, Jalan Sultan Azlan Shah dijadikan sebagai akses utama yang mengelilingi negara bagian berwujud pulau itu. Di kota tersebut sekarang terkandung dua jalan lingkar. Jalan Perak berperan sebagai jalan lingkar dalam, tetapi Jalan Masjid Negeri juga Jalan Skotlandia jadi jalur lingkar tengah.

 

Memberikan Fasilitasi Permodalan/Sarana Produksi

Fasilitasi permodalan/sarana memproses yaitu hal yang sangat diperlukan oleh pelaku IKM didalam menjalankan usahanya, oleh gara-gara itu mesti dilaksanakan fasilitasi mencakup :

 

1. Bantuan Dana Bergulir

Berdasarkan hasil observasi bila bantuan dana bergulir oleh Pemerintah Kota Bontang guna waktu ditutup, yakni sejak berasal dari tahun 2008 sampai kala itu belum sanggup diberikan kepada pelaku UMKM, dikarenakan sambil tunggu sistem legalitas tata kelola Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD). Bantuan Dana Bergulir Pemkot Bontang terlalu dirasakan manfaatnya oleh pelaku IKM, sebab bersama suku bunga yang rendah yaitu 6 prosen per tahun terlampau membantu IKM dalam menumbuhkan usahanya. Pemberian permodalan tersebut yaitu salah satu bentuk kepedulian untuk memberdayakan kepada pelaku UMKM yang ada di Bontang.

 

2. Dukungan Sarana Produksi

Hasil observasi dilapangan bahwa dukungan layanan memproduksi yang diberikan oleh Dinas Perindagkop dan juga UMKM amat menopang pelaku IKM dalam menambah mutu dan jumlah produknya, supaya produk yang dihasilkan dapat berdaya saing tinggi. Namun demikian masih terdapat persoalan berkenaan pemberian peralatan memproduksi kepada IKM yaitu : Masih terkandung peralatan yang diberikan kepada IKM tidak mampu dipergunakan, sebab penggunaan peralatan berikut menghasilkan product yang kurang baik kualitasnya, disamping itu terkandung jg peralatan tidak dapat dimanfaatkan oleh IKM karena kekuatan listrik peralatan tersebut telalu
tinggi, pas kapasitas listrik yang dimiliki IKM terbatas.

 

Memberikan Fasilitas Pemasaran

Guna mendukung akses pemasaran produk IKM Kota Bontang, maka

Dinas Perindagkop juga UMKM beri tambahan layanan pemasaran lewat :

 

1. Fasilitasi Outlet Penjualan

Menurut hasil riset apabila fasilitasi outlet penjualan secara lazim sangat berfaedah bagi pelaku IKM, gara-gara dengan adanya fasilitasi tersebut bisa mendukung pemasaran product IKM supaya sanggup menaikkan penjualan produk. Namun demikian tetap terkandung masalah yang muncul yaitu : tak lancarnya pembayaran atas barang IKM yang terjual di outlet sepinggan Balikpapan, supaya bakal menggangu perputaran modal pelaku IKM. Hal tersebut terjadi dikarenakan pihak pengelola outlet yang udah ditunjuk oleh Dinas Perindagkop juga UMKM Kota Bontang perlu tunggu duit hasil penjualan terkumpul kian dahulu baru diserahkan ke pihak IKM, tak hanya itu kadang terhitung dimanfaatkan untuk menangani gaji petugas outlet disaat gaji mereka belum cair berasal dari Dinas, nanti sesudah gaji mereka cair dari Dinas baru digantikan uang penjualan IKM. Masalah lain yang nampak yaitu di outlet UMKM center yang berlokasi di Bontang yaitu : Sebagian produk yang ada kurang laris, agar kerap terjadi product yang kadaluarsa. Hal itu diakibatkan sebab segi daerah penjualan UMKM center yang tampilannya dari luar kurang mengetahui dilihat oleh costumer dan terkesan cuma sebagai kantor saja, padahal tak hanya digunakan sebagai kantor UPT dana bergulir termasuk sebagai daerah penjualan product IKM.

 

2. Promosi/Pameran

Aktivitas promosi/pameran yang dilaksanakan oleh Dinas Perindagkop dan UMKM Kota Bontang adalah keliru satu kesibukan yang benar-benar digemari serta diminati oleh pelaku IKM, bahkan terkecuali promosi/pameran dilakukan di luar area. Dari hasil observasi memperlihatkan apabila pelaku IKM amat puas bersama terdapatnya aktivitas pameran yang melibatkan IKM, sebab aktivitas promosi/pameran yaitu kesempatan yang baik untuk memperoleh penjualan secara maksimal. Selain itu fungsi lain yang sanggup diperoleh oleh IKM terhadap pas pameran yakni merangkai kerjasama pemasaran juga bahan baku, dan sanggup melihat, membandingkan serta mengadopsi inovasi produk yang ditampilkan area lain. Permasalahan yang berlangsung merupakan peningkatan penjualan yang didapatkan IKM cuma semata-mata pada selagi pameran saja, akan tapi sehabis pasca pameran tak berlangsung pengembangan penjualan. Padahal obyek utama dilaksanakannya kegiatan pameran yaitu untuk mempromosikan potensi produk unggulan serta membuka peluang investasi daerah-daerah, agar terjalin kerjasama di bidang pemasaran.

 

3. Sertifikasi

Berdasarkan observasi dilapangan bahwa fasilitasi sertifikasi oleh Dinas Perindagkop serta UMKM Kota Bontang amat berfaedah pada pelaku IKM terlebih sertifikasi halal, dikarenakan dengan sertifikasi halal itu bakal menambahkan keyakinan kastemer pada kehalalan satu produk yang di pasarkan sehingga bakal tingkatkan penjualan product IKM. Adapun problem yang terjadi adalah metode pengurusan sertifikasi halal yang agak lama yaitu lebih kurang 2 (dua) bulan. Hal tersebut diakibatkan gara-gara wajib melalui beberapa tahapan yakni terasa berasal dari identifikasi persyaratan permintaan sampai pada langkah audit internal bersama lakukan survey di wilayah daerah usaha, sesudah itu hasil berasal dari audit internal dilaksanakan sidang fatwa oleh para Kiyai LP POM MUI guna memilih layak atau tidak guna mendapatkan sertifikat halal. Selain itu guna pengurusan sertifikat halal itu wajib lewat LP POM MUI Samarinda sebab di Bontang belum terbentuk LP POM. Kemudian pengurus LP POM MUI Samarinda biasanya berpofesi sebagai dosen, supaya dikala bakal ditunaikan audit internal harus sesuaikan waktunya supaya tidak mengganggu aktifitasnya sebagai dosen.

Loading...
0 Shares

Leave a Reply

fifteen − fourteen =