Pertumbuhan Industri Kecil Dan Sederhana 2020

Pertumbuhan Industri Kecil Dan Sederhana 2020 – Industri kecil merupakan bisnis ekonomi yang tersebar luas diseluruh daerah, sebagian besar dikerjakan oleh golongan ekonomi lemah. Oleh karenanya, industry kecil mutlak peranannya dalam pemerataan, dari peningkatan penyerapan tenaga kerja, peningkatan kesempatan berusaha, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi.Tumbuhnya para wiraswasta yang lebih dari satu mampu jadi entrepreneur menengah. Dalam rangka meningkatkan penerimaan devisa serta penghematan devisa, industri kecil dapat berfungsi didalam penyediaan produk substitusi impor serta menaikkan produk ekspor.

Posisi manusia dalam suatu dunia bisnis amat menentukan gara-gara posisinya tak hanya sebagai objek juga subjek didalam sistem perolehan hasil usaha. Oleh gara-gara itu hidup matinya suatu dunia usaha, segi manusia terlampau menentukan. Pentingnya aspek manusia di dalam dunia usaha, bahwa wajib memperoleh pengawasan yang lebih besar sehingga sanggup menaikkan kekuatan saing dalam dunia usaha. Sementara adanya manusia di dalam dunia bisnis belum sepenuhnya ditopang dengan kemampuan, keterampilan sesuai bidang
usaha yang dimiliki, dan juga kondisi inilah yang memicu para pengusaha kurang sanggup bersaing disegmen pasar tenaga kerja. Memperhatikan fenomena selanjutnya maka wajib pembelajaran secara simultan sesuai bidang bisnis yang dikembangkan, baik pada usaha industri kecil maupun menengah.

 

Pertumbuhan Industri Kecil Dan Sederhana 2020

A. Definisi Industri

Pengertian industri berdasarkan Undang-Undang Nomer 5 Tahun 1984 mengenai Perindustrian merupakan kegiatan ekonomi yang memproses bahan mentah, bahan baku, barang setengah jadi, dan juga ataupun barang jadi menjadi barang bersama nilai yang kian tinggi guna penggunaannya, termasuk aktivitas rancang bangun dan perekayasaan industri.

Perusahaan industri yakni suatu unit usaha yang melakukan aktivitas merubah sebuah barang basic menjadi barang menjadi atau barang setengah menjadi atau dari barang yang tidak cukup nilainya jadi barang yang kian besar nilainya yang terdapat di sebuah bangunan atau terhadap lokasi tertentu yang membawa catatan administrasi sendiri tentang mengolah serta struktur biaya, dan tersedia orang yang bertanggung jawab terhadap resiko usaha (BPS, 1990).

Menganut Kamus Ekonomi(1998), industri yakni bisnis produktif, khususnya dalam bidang mengolah atau perusahaan khusus yang manfaatkan modal serta tenaga kerja didalam jumlah yang relatif besar.

 

B. Makna Industri Kecil

Industri kecil merupakan aktivitas industri yang ditunaikan di rumah-rumah masyarakat yang pekerjanya merupakan anggota keluarga sendiri yang tidak terpancang jam kerja juga tempat. Industri kecil sanggup terhitung diambil kesimpulan sebagai usaha produktif diluar bisnis pertanian, baik itu merupakan mata pencaharian utama maupun sampingan (Tambunan, 1999). Industri kecil yakni industri yang berskala kecil juga industri tempat tinggal tangga yang diusahakan untuk menambah penghasilan keluarga.

Industri Kerajinan Kecil meliputi berbagai industri kecil yang terlalu beragam menjadi industri kecil yang menggunakan teknologi sederhana sampai teknologi proses madya bahkan teknologi maju. Kecuali kekuatannya guna sediakan lapangan pekerjaan juga peluang guna meraih penghasilan bagi kelompok-kelompok yang berpenghasilan rendah lebih-lebih di pedesaan, industri kerajinan kecil juga didorong atas landasan budaya yaitu mengingat peranan pentingnya di dalam pelestarian warisan budaya Indonesia.

Berdasar BPS, pengelompokkan sektor industri dijalankan ke didalam empat golongan menurut banyaknya pekerja yang bekerja terhadap industri tersebut, yaitu :

Industri besar, bersama dengan tenaga kerja 100 orang atau lebih.

Industri sedang, bersama tenaga kerja antara 20 sampai 99 orang.

Industri kecil, bersama dengan tenaga kerja antara 5 hingga 19 orang.

Industri tempat tinggal tangga, bersama tenaga kerja 1 hingga 4 orang.

 

C. Ciri Industri Kecil

Menganut Djoko Sudantoko dan Panji Anoraga (2002) secara lazim sektor industri kecil mempunyai ciri-ciri yakni:

Sistem pembukuan yang relatif sederhana dan cenderung tak mengikuti aturan administrasi pembukuan standart. Terkadang pembukuan tidak di-up to date agar sulit guna menilai kinerja usahanya.
Margin usaha yang cenderung tidak tebal menilik persaingan yanng terlalu tinggi

 

Modal terbatas

Pengalaman manajerial di dalam mengelola perusahaan masih benar-benar terbats

Skala ekonomi yang terlampau kecil, sehingga sulit mengharapkan mampu menekan ongkos menggapai titik efisiensi jangka panjang.
Kinerja perusahaan dan juga negosiasi juga diversifikasi pasar amat terbatas.

Kemampuan untuk memperolah sumber dana dari pasar modal rendah, menilik keterbatasan didalam sistem administrasinya. Untuk beroleh dana dari pasra modal, sebuah perusahaan harus ikuti sistem administrasi standar juga perlu transparan.

Industri kecil di Indonesia punya tantangan yang lumayan berat yaitu persaingan dengan industri skala menengah dan juga besar.
Namun, merujuk Tambunan industri kecil terus dibina petumbuhannya oleh pemerintah bersama dengan bermacam alasan, antar lain:

Prosedur produksinya sangat padat tenaga kerja, berarti perkembangannya dapat memperluas peluang kerja juga menaikkan pencapaian.

Indutri kecil lebih banyak terdapat di daerah pedesaan dan kegiatannya makin berorientasi ke sektor pertanian, agar pengembangan industri kecil terhitung merupakan sebuah landasan maupun tatanan awal berasal dari industrialisasi yang berorientasi agrobisnis di pedesaan.

 

Umumnya industri kecil Mengenakan teknologi sederhana

Sumber utama dana guna pembayaran kegiatan industri kecil ini kebanyakan berasal berasal dari duwit si pemilik bisnis itu sendiri.
Industri kecil dipandang makin sanggup memenuhi keperluan penduduk dengan penghasilan rendah.

Disamping itu industri kecil yaitu industri yang bisa bertahan didalam hadapi dinamika kehidupan ekonomi yang terjadi. Industri kecil tidak membawa strategi formal ataupun kiat tertulis secara formal. Strategi yang digunakan nampak begitu saja dan juga sering direvisi selama saat dalam menghadapi tantangan juga peluang yang timbul pada kala tersebut. Industri kecil kian enteng beradaptasi karena rentang kendali langsung dilakukan oleh pemiliknya sendiri. Kinerja beradaptasi maupun penyesuaian inilah yang memicu industri kecil mampu bertahan di dalam hadapi dinamika ekonomi yang terjadi. (Sri Susilo, dkk, 2002)

Apabila dibandingkan dengan industri skala besar, sub sektor industri kecil memilki lebih dari satu kebaikan. Kebaikan industri kecil merupakan sebagai berikut:

 

Lebih padat karya

Memiliki sejumlah fleksibelitas dan juga kebolehan adaptasi yang sukar dijalankan oleh industri tengah ataupun industri besar.

Lokasinya mampu mencapai area pedesaan supaya sesuai bersama bisnis pembangunan daerah

Kurang terpengaruh oleh fluktuasi perekonomian.

Peran penting industri kecil tak hanya yakni wahan utama didalam penyerapan tenaga kerja, termasuk sebagai penggerak roda ekonomi dan service masyarakat. Hal itu dimungkinkan menilik ciri-ciri industri kecil yang tahan pada krisis ekonomi gara-gara dilakukan bersama dengan ketergantungan yang rendah terhadap pendanaan sektor moneter juga keberadaannya tersebar di semua pelosok negeri supaya yaitu jalur distribusi yang efisien guna menjangkau lebih dari satu besar masyarakat.

 

Contoh Industri Kecil Dan Sederhana Di Malaysia

Menurut Peraturan Kementerian Perindustrian No. 64 tahun 2016. Kegiatan usaha industri ditetapkan menurut kuantitas tenaga kerja serta nilai investasinya dibagi menjadi 3, yakni: industri kecil, industri menengah, dan industri besar.

Definisi industri kecil merupakan sebuah industri yang mempunyai karyawan maksimal 19 orang, juga nilai investasi yang dimiliki kurang berasal dari 1 miliar rupiah, tak terhitung tanah dan juga bangunan tempat usaha.

Berikut ini perumpamaan berasal dari industri kecil di Indonesia, yakni:

Industri pengolahan rotan

Industri ukiran kayu

Industri genteng

Industri batubata

Industri pembuatan kue

Industri tenun

Industri batik tulis

Industri mainan

Industri makanan ringan

dll

 

Industri kecil dan simpel di penang Malaysia

Penang merupakan salah satu negara anggota paling maju di Malaysia. Wilayah yang populer bersama industri kesehatan ini miliki infrastruktur kelas wahid. Di lokasi pesisir timurnya terkandung tatanan jalan tol yang terdiri berasal dari Jelutong Expressway (sekarang disebut Tun Dr Lim Chong Eu Expressway), Jembatan Penang, dan Jalur Cepat Bayan Lepas. Untuk menunjang jaringan jalan tol itu, Jalan Sultan Azlan Shah dijadikan sebagai akses utama yang melingkari negara bagian bersifat pulau itu. Di kota itu saat ini terdapat dua jalur lingkar. Jalan Perak berperan sebagai jalan lingkar dalam, sedangkan Jalan Masjid Negeri dan juga Jalan Skotlandia menjadi jalur lingkar tengah.

 

Memberikan Fasilitasi Permodalan/Sarana Produksi

Fasilitasi permodalan/sarana memproduksi yaitu hal yang amat diperlukan oleh pelaku IKM didalam menggerakkan usahanya, oleh dikarenakan itu kudu ditunaikan fasilitasi mencakup :

 

1. Pemberian Dana Bergulir

Menurut hasil observasi bahwa dukungan dana bergulir oleh Pemerintah Kota Bontang untuk sementara ditutup, yaitu sejak dari th. 2008 sampai selagi ini belum mampu diberikan kepada pelaku UMKM, sebab sambil menanti tatanan legalitas tata kelola Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD). Bantuan Dana Bergulir Pemkot Bontang terlalu dirasakan manfaatnya oleh pelaku IKM, gara-gara bersama dengan suku bunga yang rendah yaitu 6 persen per tahun sangat membantu IKM dalam memajukan usahanya. Dukungan permodalan tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian guna memberdayakan pada pelaku UMKM yang tersedia di Bontang.

 

2. Dukungan Sarana Produksi

Hasil observasi dilapangan apabila pertolongan layanan produksi yang diberikan oleh Dinas Perindagkop serta UMKM amat menolong pelaku IKM didalam menaikkan kualitas dan jumlah produknya, sehingga produk yang dihasilkan bisa berdaya saing tinggi. Namun demikianlah tetap terkandung masalah terkait perlindungan peralatan produksi pada IKM yakni : Masih terdapat peralatan yang diberikan kepada IKM tidak sanggup dipakai, karena pemanfaatan peralatan selanjutnya membuahkan produk yang tidak cukup baik kualitasnya, disamping itu terdapat jg peralatan tak dapat difungsikan oleh IKM karena daya listrik peralatan tersebut telalu
tinggi, waktu kapasitas listrik yang dimiliki IKM terbatas.

 

Memberikan Fasilitas Pemasaran

Guna mendukung akses pemasaran product IKM Kota Bontang, maka

Dinas Perindagkop dan UMKM mengimbuhkan layanan pemasaran lewat :

 

1. Fasilitasi Outlet Penjualan

Menurut hasil riset apabila fasilitasi outlet penjualan secara umum sangat berguna bagi pelaku IKM, gara-gara bersama adanya fasilitasi itu dapat mendukung pemasaran produk IKM supaya dapat menaikkan penjualan produk. Namun demikianlah masih terdapat permasalahan yang nampak yaitu : tidak lancarnya pembayaran atas barang IKM yang terjual di outlet sepinggan Balikpapan, agar dapat menggangu perputaran modal pelaku IKM. Hal ini terjadi sebab pihak pengelola outlet yang sudah ditunjuk oleh Dinas Perindagkop serta UMKM Kota Bontang kudu menanti duwit hasil penjualan terkumpul kian dahulu baru diserahkan ke pihak IKM, tak hanya itu kadang juga dipergunakan untuk menangani gaji petugas outlet ketika gaji mereka belum cair berasal dari Dinas, nanti setelah gaji mereka cair berasal dari Dinas baru digantikan uang penjualan IKM. Masalah lain yang muncul yaitu di outlet UMKM center yang berlokasi di Bontang yaitu : Sebagian produk yang ada tidak cukup laris, sehingga kerap berjalan product yang kadaluarsa. Hal tersebut diakibatkan sebab faktor area penjualan UMKM center yang tampilannya dari luar kurang menyadari dilihat oleh kastemer serta terkesan hanya sebagai kantor saja, padahal tak hanya digunakan sebagai kantor UPT dana bergulir termasuk sebagai tempat penjualan produk IKM.

 

2. Promosi/Pameran

Kegiatan promosi/pameran yang dilakukan oleh Dinas Perindagkop dan UMKM Kota Bontang adalah keliru satu kegiatan yang benar-benar digemari juga diminati oleh pelaku IKM, apalagi jikalau promosi/pameran dijalankan di luar wilayah. Dari hasil observasi memperlihatkan apabila pelaku IKM terlampau bahagia bersama ada kesibukan pameran yang melibatkan IKM, karena kesibukan promosi/pameran yaitu kesempatan yang baik untuk mendapatkan penjualan secara maksimal. Selain itu fungsi lain yang bisa diperoleh oleh IKM pada pas pameran merupakan merangkai kerjasama pemasaran juga bahan baku, dan bisa melihat, memperbandingkan dan juga mengadopsi inovasi produk yang ditampilkan area lain. Permasalahan yang terjadi adalah peningkatan penjualan yang didapatkan IKM cuma sebatas terhadap kala pameran saja, akan tapi setelah pasca pameran tidak berjalan peningkatan penjualan. Padahal target utama dilaksanakannya kesibukan pameran yakni untuk mempromosikan potensi produk unggulan dan juga mengakses peluang investasi area, agar terkait kerjasama di bidang pemasaran.

 

3. Sertifikasi

Menurut observasi dilapangan bila fasilitasi sertifikasi oleh Dinas Perindagkop serta UMKM Kota Bontang sangat berguna pada pelaku IKM terlebih sertifikasi halal, dikarenakan bersama dengan sertifikasi halal itu akan memberikan kepercayaan costumer pada kehalalan sebuah product yang di pasarkan agar bakal meningkatkan penjualan product IKM. Adapun persoalan yang berlangsung yaitu metode pengurusan sertifikasi halal yang agak lama yaitu kurang lebih 2 (dua) bulan. Hal itu diakibatkan karena harus lewat beberapa tahapan yaitu mulai berasal dari identifikasi syarat-syarat keinginan sampai pada langkah audit internal dengan lakukan survey di lokasi daerah usaha, setelah itu hasil dari audit internal dilaksanakan sidang fatwa oleh para Kiyai LP POM MUI untuk pilih layak maupun tidak untuk beroleh sertifikat halal. Disamping itu untuk pengurusan sertifikat halal tersebut kudu melalui LP POM MUI Samarinda gara-gara di Bontang belum terbentuk LP POM. Kemudian pengurus LP POM MUI Samarinda rata-rata berpofesi sebagai dosen, sehingga saat bakal ditunaikan audit internal harus mengatur waktunya supaya tidak mengganggu aktifitasnya sebagai dosen.

Loading...
0 Shares

Leave a Reply

five + 2 =