Penggolongan Industri Kecil Dan Sederhana

Penggolongan Industri Kecil Dan Sederhana – Industri kecil yaitu usaha ekonomi yang tersebar luas diseluruh daerah, beberapa besar dilakukan oleh golongan ekonomi lemah. Oleh karenanya, industry kecil perlu peranannya di dalam pemerataan, berasal dari perluasan penyerapan tenaga kerja, peningkatan kesempatan berusaha, hingga mendorong perkembangan ekonomi.Tumbuhnya para wiraswasta yang lebih dari satu sanggup menjadi pebisnis menengah. Dalam rangka meningkatkan penerimaan devisa serta penghematan devisa, industri kecil dapat berfungsi dalam penyediaan produk substitusi impor juga meningkatkan product ekspor.

Tingkatan manusia didalam suatu dunia bisnis sangat pilih karena posisinya tidak cuman sebagai objek juga subjek didalam proses perolehan hasil usaha. Oleh karena itu hidup matinya suatu dunia usaha, segi manusia terlalu menentukan. Pentingnya segi manusia didalam dunia usaha, maka harus mendapat perhatian yang lebih besar agar dapat meningkatkan kekuatan saing dalam dunia usaha. Sementara eksistensi manusia di dalam dunia usaha belum sepenuhnya ditopang bersama kemampuan, keterampilan cocok bidang
usaha yang dimiliki, serta situasi inilah yang membawa dampak para pebisnis tidak cukup dapat bersaing disegmen pasar tenaga kerja. Mencermati fenomena selanjutnya maka perlu pembelajaran secara simultan cocok bidang bisnis yang dikembangkan, baik pada usaha industri kecil maupun menengah.

 

Penggolongan Industri Kecil Dan Sederhana

A. Penjelasan Industri

Pengertian industri menurut Undang-Undang No. 5 Tahun 1984 perihal Perindustrian yaitu kegiatan ekonomi yang mengolah bahan mentah, bahan baku, barang 1/2 jadi, serta atau barang jadi jadi barang bersama dengan nilai yang kian tinggi guna penggunaannya, juga kegiatan rancang bangun dan perekayasaan industri.

Perusahaan industri yaitu satu unit bisnis yang melaksanakan kesibukan membuat perubahan suatu barang dasar menjadi barang menjadi ataupun barang 1/2 jadi ataupun berasal dari barang yang tidak cukup nilainya jadi barang yang lebih tinggi nilainya yang terletak di suatu bangunan maupun terhadap lokasi khusus yang membawa catatan administrasi sendiri berkenaan produksi dan juga susunan biaya, juga ada orang yang bertanggung jawab pada efek usaha (BPS, 1990).

Merujuk Kamus Ekonomi(1998), industri yaitu bisnis produktif, lebih-lebih dalam bidang memproduksi atau perusahaan tertentu yang menggunakan modal serta tenaga kerja didalam kuantitas yang relatif besar.

 

B. Pengertian Industri Kecil

Industri kecil yaitu kegiatan industri yang dilakukan di rumah-rumah masyarakat yang pekerjanya yakni bagian keluarga sendiri yang tak terikat jam kerja dan juga tempat. Industri kecil sanggup juga disimpulkan sebagai bisnis produktif diluar bisnis pertanian, baik itu yakni mata pencaharian utama ataupun sampingan (Tambunan, 1999). Industri kecil merupakan industri yang berskala kecil serta industri tempat tinggal tangga yang diusahakan guna menambah pendapatan keluarga.

Industri Kerajinan Kecil meliputi bermacam industri kecil yang terlampau bervariasi menjadi industri kecil yang pakai teknologi sederhana hingga teknologi sistem madya lebih-lebih teknologi maju. Selain potensinya guna sedia kan lapangan pekerjaan dan juga peluang guna meraih penghasilan bagi kelompok-kelompok yang berpendapatan rendah terutama di pedesaan, industri kerajinan kecil terhitung didorong atas landasan budaya yaitu mempertimbangkan manfaat pentingnya di dalam pelestarian warisan budaya Indonesia.

Berdasar BPS, pengelompokkan sektor industri dilakukan ke dalam empat golongan berdasar banyaknya pekerja yang bekerja terhadap industri tersebut, yaitu :

Industri besar, dengan tenaga kerja 100 orang atau lebih.

Industri sedang, bersama tenaga kerja pada 20 sampai 99 orang.

Industri kecil, bersama tenaga kerja antara 5 hingga 19 orang.

Industri rumah tangga, bersama tenaga kerja 1 hingga 4 orang.

 

C. Karakteristik Industri Kecil

Berdasarkan Djoko Sudantoko dan Panji Anoraga (2002) secara lazim sektor industri kecil punya karakteristik yakni:

Tatanan pembukuan yang relatif simple dan condong tidak ikuti kaidah administrasi pembukuan standart. Terkadang pembukuan tak di-up to date sehingga sulit untuk menilai kinerja usahanya.
Margin usaha yang condong tidak tebal mempertimbangkan kompetisi yanng sangat tinggi

 

Modal terbatas

Pengalaman manajerial dalam mengelola perusahaan tetap benar-benar terbats

Skala ekonomi yang amat kecil, supaya sulit menginginkan dapat menekan ongkos meraih titik efisiensi jangka panjang.
Kompetensi perusahaan juga negosiasi serta diversifikasi pasar benar-benar terbatas.

Kinerja guna memperolah sumber dana dari pasar modal rendah, mengingat keterbatasan dalam tatanan administrasinya. Untuk beroleh dana berasal dari pasra modal, sebuah perusahaan perlu ikuti metode administrasi standar dan juga harus transparan.

Industri kecil di Indonesia memiliki tantangan yang lumayan berat yaitu kompetisi bersama dengan industri skala menengah serta besar.
Namun, menurut Tambunan industri kecil terus dibina perkembangannya oleh pemerintah bersama dengan beragam alasan, antar lain:

Proses produksinya sangat padat tenaga kerja, bermakna petumbuhannya dapat memperluas kesempatan kerja dan menaikkan perolehan.

Indutri kecil kian banyak terdapat di tempat pedesaan serta kegiatannya kian berorientasi ke sektor pertanian, supaya pengembangan industri kecil terhitung yakni satu landasan ataupun tatanan awal berasal dari industrialisasi yang berorientasi agrobisnis di pedesaan.

 

Umumnya industri kecil kenakan teknologi sederhana

Sumber utama dana guna pembayaran kegiatan industri kecil itu umumnya berasal dari duit si pemilik usaha itu sendiri.
Industri kecil dipandang lebih sanggup memenuhi keperluan penduduk dengan penghasilan rendah.

Kecuali itu industri kecil merupakan industri yang mampu bertahan dalam menghadapi dinamika kehidupan ekonomi yang terjadi. Industri kecil tidak mempunyai strategi formal ataupun strategi tertulis secara formal. Strategi yang dimanfaatkan muncul begitu saja dan juga kerap direvisi selama selagi didalam hadapi tantangan dan juga kesempatan yang timbul pada selagi tersebut. Industri kecil kian ringan beradaptasi dikarenakan rentang kendali segera dilakukan oleh pemiliknya sendiri. Kinerja beradaptasi atau penyesuaian inilah yang mengakibatkan industri kecil sanggup bertahan didalam hadapi dinamika ekonomi yang terjadi. (Sri Susilo, dkk, 2002)

Apabila dibandingkan dengan industri skala besar, sub sektor industri kecil memilki beberapa kebaikan. Kebaikan industri kecil merupakan sebagai berikut:

 

Lebih padat karya

Memiliki sejumlah fleksibelitas dan kebolehan adaptasi yang sulit ditunaikan oleh industri sedang maupun industri besar.

Lokasinya dapat meraih area pedesaan sehingga cocok dengan bisnis pembangunan daerah

Kurang dipengaruhi oleh fluktuasi perekonomian.

Peran perlu industri kecil tak sekedar yaitu wahan utama di dalam penyerapan tenaga kerja, terhitung sebagai penggerak roda ekonomi dan juga service masyarakat. Hal ini dimungkinkan menilik ciri industri kecil yang tahan pada krisis ekonomi karena dikerjakan bersama dengan ketergantungan yang rendah terhadap pendanaan sektor moneter dan juga keberadaannya tersebar di semua pelosok negeri agar yakni jalur distribusi yang efisien untuk menjangkau sebagian besar masyarakat.

 

Contoh Industri Kecil Dan Sederhana Di Malaysia

Menurut Peraturan Kementerian Perindustrian No. 64 tahun 2016. Kegiatan usaha industri ditetapkan berdasarkan jumlah tenaga kerja dan juga nilai investasinya dibagi jadi 3, yakni: industri kecil, industri menengah, dan industri besar.

Penjelasan industri kecil adalah satu industri yang mempunyai karyawan maksimal 19 orang, serta nilai investasi yang dimiliki kurang berasal dari 1 miliar rupiah, tak termasuk tanah serta bangunan area usaha.

Berikut ini misal dari industri kecil di Indonesia, yaitu:

Industri pengolahan rotan

Industri ukiran kayu

Industri genteng

Industri batubata

Industri pembuatan kue

Industri tenun

Industri batik tulis

Industri mainan

Industri makanan ringan

dll

 

Industri kecil juga simpel di penang Malaysia

Penang adalah tidak benar satu negara anggota paling maju di Malaysia. Wilayah yang populer bersama industri kesehatan itu punya infrastruktur kelas wahid. Di wilayah pesisir timurnya terdapat metode jalur tol yang terdiri berasal dari Jelutong Expressway (sekarang disebut Tun Dr Lim Chong Eu Expressway), Jembatan Penang, serta Jalur Cepat Bayan Lepas. Untuk menolong jaringan jalan tol itu, Jalan Sultan Azlan Shah dijadikan sebagai akses utama yang melingkari negara bagian berupa pulau itu. Di kota itu saat ini terdapat dua jalan lingkar. Jalan Perak berperan sebagai jalan lingkar dalam, tetapi Jalan Masjid Negeri dan juga Jalan Skotlandia jadi jalan lingkar tengah.

 

Memberikan Fasilitasi Permodalan/Sarana Produksi

Fasilitasi permodalan/sarana memproses yakni perihal yang sangat dibutuhkan oleh pelaku IKM di dalam menggerakkan usahanya, oleh dikarenakan itu mesti dilaksanakan fasilitasi mencakup :

 

1. Pemberian Dana Bergulir

Berdasar hasil observasi bila pertolongan dana bergulir oleh Pemerintah Kota Bontang guna sementara ditutup, yakni sejak berasal dari tahun 2008 sampai waktu ini belum bisa diberikan pada pelaku UMKM, karena sambil tunggu tatanan legalitas tata kelola Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD). Pertolongan Dana Bergulir Pemkot Bontang terlalu dirasakan manfaatnya oleh pelaku IKM, karena bersama dengan suku bunga yang rendah yakni 6 % per th. terlampau membantu IKM dalam mengembangkan usahanya. Bantuan permodalan itu yaitu salah satu bentuk kepedulian untuk memberdayakan pada pelaku UMKM yang tersedia di Bontang.

 

2. Pertolongan Sarana Produksi

Hasil observasi dilapangan bahwa bantuan sarana produksi yang diberikan oleh Dinas Perindagkop serta UMKM terlalu mendukung pelaku IKM di dalam tingkatkan kualitas dan juga kuantitas produknya, supaya product yang dihasilkan bisa berdaya saing tinggi. Namun demikianlah tetap terdapat problem mengenai pertolongan peralatan memproses kepada IKM yaitu : Masih terdapat peralatan yang diberikan kepada IKM tidak mampu dipakai, dikarenakan pemakaian peralatan tersebut menghasilkan produk yang kurang baik kualitasnya, disamping itu terkandung jg peralatan tidak sanggup dimanfaatkan oleh IKM gara-gara kekuatan listrik peralatan selanjutnya telalu
tinggi, kala kapasitas listrik yang dimiliki IKM terbatas.

 

Memfasilitasi Pemasaran

Untuk menunjang akses pemasaran product IKM Kota Bontang, maka

Dinas Perindagkop serta UMKM memberi tambahan fasilitas pemasaran melalui :

 

1. Fasilitasi Outlet Penjualan

Dari hasil percobaan apabila fasilitasi outlet penjualan secara lazim sangat bermanfaat bagi pelaku IKM, gara-gara dengan terdapatnya fasilitasi ini mampu menunjang pemasaran product IKM agar sanggup menaikkan penjualan produk. Namun demikian masih terkandung problem yang nampak yakni : tidak lancarnya pembayaran atas barang IKM yang terjual di outlet sepinggan Balikpapan, agar bakal menggangu perputaran modal pelaku IKM. Hal itu berjalan dikarenakan pihak pengelola outlet yang sudah ditunjuk oleh Dinas Perindagkop serta UMKM Kota Bontang perlu menunggu uang hasil penjualan terkumpul lebih dahulu baru diserahkan ke pihak IKM, selain itu kadang termasuk dipakai untuk menangani gaji petugas outlet ketika gaji mereka belum cair berasal dari Dinas, nanti sehabis gaji mereka cair berasal dari Dinas baru digantikan duit penjualan IKM. Masalah lain yang nampak merupakan di outlet UMKM center yang berlokasi di Bontang yakni : Sebagian produk yang ada kurang laris, supaya kerap berlangsung product yang kadaluarsa. Hal ini diakibatkan sebab aspek daerah penjualan UMKM center yang tampilannya berasal dari luar tidak cukup sadar diamati oleh kastemer serta terkesan hanya sebagai kantor saja, padahal selain dimanfaatkan sebagai kantor UPT dana bergulir termasuk sebagai area penjualan product IKM.

 

2. Promosi/Pameran

Aktivitas promosi/pameran yang dilaksanakan oleh Dinas Perindagkop juga UMKM Kota Bontang yaitu tidak benar satu kesibukan yang benar-benar digemari dan juga diminati oleh pelaku IKM, apalagi kecuali promosi/pameran ditunaikan di luar wilayah. Dari hasil observasi menunjukkan apabila pelaku IKM terlampau suka bersama adanya kegiatan pameran yang melibatkan IKM, karena aktivitas promosi/pameran merupakan kesempatan yang baik untuk memperoleh penjualan secara maksimal. Disamping itu manfaat lain yang sanggup diperoleh oleh IKM pada saat pameran yakni menjalin kerjasama pemasaran dan bahan baku, juga dapat melihat, memperbandingkan juga mengadopsi inovasi produk yang ditampilkan daerah lain. Permasalahan yang berlangsung yakni peningkatan penjualan yang didapatkan IKM hanya sekedar terhadap sementara pameran saja, akan tapi setelah pasca pameran tak berlangsung peningkatan penjualan. Padahal obyek utama dilaksanakannya kesibukan pameran merupakan untuk mempromosikan potensi product unggulan juga membuka peluang investasi wilayah-wilayah, sehingga berhubungan kerjasama di bidang pemasaran.

 

3. Sertifikasi

Berdasar observasi dilapangan bahwa fasilitasi sertifikasi oleh Dinas Perindagkop dan UMKM Kota Bontang amat berfungsi terhadap pelaku IKM terutama sertifikasi halal, dikarenakan dengan sertifikasi halal ini akan beri tambahan keyakinan pembeli pada kehalalan suatu product yang di pasarkan sehingga akan tingkatkan penjualan product IKM. Adapun persoalan yang berlangsung yaitu metode pengurusan sertifikasi halal yang agak lama yakni kira-kira 2 (dua) bulan. Hal ini diakibatkan gara-gara perlu melalui beberapa tahapan yaitu mulai dari identifikasi persyaratan permintaan hingga pada langkah audit internal bersama dengan jalankan survey di wilayah daerah usaha, sehabis itu hasil dari audit internal dilaksanakan sidang fatwa oleh para Kiyai LP POM MUI guna memilih layak ataupun tidak guna mendapatkan sertifikat halal. Disamping itu guna pengurusan sertifikat halal ini mesti melalui LP POM MUI Samarinda dikarenakan di Bontang belum terbentuk LP POM. Kemudian pengurus LP POM MUI Samarinda umumnya berpofesi sebagai dosen, supaya kala dapat ditunaikan audit internal wajib menyesuaikan waktunya agar tak mengganggu aktifitasnya sebagai dosen.

Loading...
0 Shares

Leave a Reply

19 − 14 =